Apa itu pirolisis plastik?

Pabrik Pirolisis Ban Bekas/Plastik / Tanggal: 10 Oktober 2017

Pirolis plastik
Pirolis plastik menjadi minyak
Produksi plastik secara global telah meningkat selama bertahun-tahun, karena plastik memiliki berbagai kegunaan yang luas di berbagai sektor. Permintaan yang terus meningkat terhadap plastik menyebabkan penumpukan limbah plastik di tempat pembuangan sampah, yang pada gilirannya menghabiskan banyak ruang dan berkontribusi pada masalah lingkungan. Peningkatan permintaan akan plastik menyebabkan penipisan cadangan minyak bumi, yang merupakan salah satu bahan bakar fosil tak terbarukan, karena plastik memang terbuat dari bahan berbasis minyak bumi. Beberapa alternatif yang telah dikembangkan untuk mengelola limbah plastik adalah metode daur ulang dan pemulihan energi. Namun, metode daur ulang ini memiliki beberapa kekurangan; proses pemisahannya memerlukan biaya tenaga kerja yang tinggi, dan juga menyebabkan pencemaran air, sehingga mengurangi keberlanjutan proses tersebut. Karena adanya kekurangan-kekurangan tersebut, para peneliti telah mengalihkan perhatian mereka ke metode pemulihan energi guna mengimbangi kebutuhan energi yang tinggi. Melalui penelitian yang mendalam dan pengembangan teknologi, proses konversi limbah plastik menjadi energi telah berhasil dikembangkan.
pirolisis plastik
Pirolis plastik menjadi minyak

1. Memasukkan bahan baku ke dalam proses produksi
Bahan baku tersebut bisa berupa ban bekas, plastik bekas, atau karet bekas. Selalu beri makan menggunakan alat pemberi makan otomatis.

2.Pyrolysis
Termasuk ruang reaktor dan ruang katalisator. Panaskan reaktor menggunakan batu bara, kayu, minyak, atau gas alam. Bagian ini akan menghasilkan minyak dan gas dengan suhu yang tinggi, kemudian minyak dan gas tersebut mengalir ke sistem berikutnya.

3. Kondensasi
Minyak dan gas keluar dari reaktor dan ruang katalis, kemudian mendingin di bagian ini. Sistem kondensasi terdiri dari pipa kondensor, pemisah minyak dan air, kondensor horizontal, serta kondensor gas buang. Hal ini akan memastikan bahwa produksi minyak mencapai tingkat maksimal.

4. Pemulihan gas sisa
Bagian ini terutama membahas gas yang tidak dapat dikondensasikan. Seluruh prosesnya berjalan dengan sangat stabil dan efisien.

5. Pelepasan
Setelah produksi minyak selesai, suhu reaktor dapat diturunkan. Ketika suhu tersebut turun hingga 40 derajat Celsius, karbon hitam dapat dikeluarkan secara otomatis dengan memutar reaktor berlawanan arah jarum jam. Karbon hitam akan jatuh ke dalam kolam slag, kemudian digunakan konveyor berputar untuk membersihkan kolam slag tersebut. Setelah karbon hitam tersebut dikeluarkan.

Minta Informasi

Kirimkan pertanyaan Anda untuk informasi lebih lanjut

Data dilindungi dengan metode enkripsi.

Tinggalkan pesan