Halaman Utama > Berita > Berita Industri>Berapa biaya pengelolaan oli mesin bekas yang tidak digunakan lagi?
Berapa biaya pengelolaan oli mesin bekas yang tidak digunakan lagi?
Berita Industri / Tanggal: 23 November 2018
Oli mesin bekas adalah oli pelumas yang telah diganti dari berbagai jenis mesin konstruksi, kendaraan, dan kapal. Meskipun minyak mesin memberikan kemudahan bagi manusia, akumulasi minyak mesin bekas tersebut merupakan jenis limbah yang dapat menyebabkan polusi lingkungan. Lalu, bagaimana cara menangani oli mesin yang terbuang tersebut, dan bagaimana memastikan bahwa penanganan oli mesin yang terbuang tersebut tidak menyebabkan polusi lingkungan? Pertanyaan ini semakin menjadi masalah serius bagi masyarakat.
Oli mesin yang sudah terbuang
Seperti yang kita semua ketahui, cara terbaik untuk menangani limbah adalah dengan mendaur ulangnya agar dapat digunakan kembali. Hal yang sama juga berlaku untuk oli mesin bekas. Di sini kami merekomendasikan satu solusi untuk masalah ini, yaitu daur ulang oli mesin bekas menjadi bahan bakar diesel. Lihat di bawah ini bagaimana cara kerjanya.
Apa proses penanganan oli mesin yang sudah terbuang dan tidak dapat digunakan lagi bersama dengan bahan bakar diesel?
Proses pengolahan oli mesin bekas menjadi bahan bakar diesel terutama melibatkan tahapan destilasi, deodorisasi, dan dekolorisasi. Pertama-tama, minyak mesin yang sudah terbuang dipanaskan secara katalitik pada tekanan normal, sehingga uap minyaknya dapat didistilasi. Minyak dan gas tersebut didinginkan menjadi minyak ringan melalui kondensor, kemudian dihilangkan warnanya dan bau busuknya, sehingga akhirnya diperoleh minyak diesel yang bersih dan berwarna cerah, meskipun tidak memenuhi standar yang berlaku.
Proses penanganan oli mesin bekas yang akan digunakan sebagai bahan bakar diesel
Diesel yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk berbagai mesin, menggantikan diesel standar. Mesin-mesin tersebut antara lain burner diesel, traktor, kendaraan besar, lokomotif diesel, alat-alat untuk pekerjaan sipil, ekskavator, loader, perahu nelayan, generator set berbahan bakar diesel, serta mesin pertanian. Melalui proses ini, oli mesin yang terbuang dapat langsung didaur ulang menjadi sumber energi terbarukan, sehingga merupakan solusi bisnis yang menguntungkan baik bagi upaya pengelolaan limbah maupun bagi pihak yang terlibat dalam proses daur ulang tersebut. Lalu, berapa biaya pengelolaan limbah tersebut?
Berapa biaya pembuangan oli mesin yang sudah terbuang bersama dengan bahan bakar diesel?
Biaya bahan baku: Oli mesin bekas yang digunakan sebagai bahan baku memiliki biaya yang sangat rendah, yaitu sekitar 70–100 dolar AS per ton, atau bahkan lebih rendah lagi. Biasanya, pusat layanan mobil, toko penjualan oli cepat, dealer mobil, dan pabrik memproduksi sejumlah besar oli mesin limbah setiap hari.
2. Biaya tenaga kerja: Untuk mengoperasikan satu unit mesin pengolah oli bekas menjadi bahan bakar diesel, hanya diperlukan 1–2 pekerja saja, dan biayanya sangat rendah, tergantung pada tingkat upah lokal.
3. Biaya bahan bakar pemanas: Gas, batu bara, dan kayu semuanya dapat digunakan sebagai bahan bakar. Selain itu, mesin pengolah oli bekas mesin diesel menghasilkan sejumlah besar gas yang tidak dapat menguap—mulai dari metana hingga butana—yang dapat digunakan untuk memanaskan reaktor. Gas-gas ini, ketika terbakar sepenuhnya di dalam nozel khusus yang kami desain, menghasilkan sejumlah besar energi, sehingga secara signifikan mengurangi biaya energi yang diperlukan.
4. Biaya pengolahan oli mesin bekas menjadi bahan bakar diesel: Biaya untuk proses tersebut adalah… Oli mesin yang sudah terbuang harus dimasukkan ke dalam mesin pengolah limbah diesel Pada dasarnya, hal tersebut tergantung pada konfigurasi instalasi dan kapasitas pemrosesan harian. Kapasitas mesin pengolah oli bekas mesin diesel yang umum digunakan di pasaran adalah 5 ton, 10 ton, 15 ton, dan 20 ton. Selain itu, desain berbeda dari mesin pengolah tersebut juga mempengaruhi harga pembeliannya. Apakah barang tersebut disuplai langsung dari pabrik atau melalui pedagang, harga jualnya juga akan berbeda. Banyak yang tahu bahwa untuk produk dengan desain dan kualitas yang sama, membelinya langsung dari pabrik umumnya lebih murah dibandingkan membelinya melalui pedagang. Yang lebih penting adalah Anda dapat memperoleh layanan purna jual yang lebih baik dari pemasok asli.
Mesin pembuang oli bekas dan mesin pengolah diesel
Kami merupakan perusahaan yang telah berkecimpung dalam bidang mesin daur ulang limbah sejak tahun 2010, dan telah berspesialisasi di bidang ini selama lebih dari 8 tahun. Cakupan utama layanan kami meliputi daur ulang limbah padat (ban bekas, karet, plastik, dll.) untuk diubah menjadi bahan bakar minyak, serta daur ulang oli bekas (oli mesin bekas, oli motor bekas, minyak ban/plastik bekas, dll.) untuk diubah menjadi bahan bakar diesel, dan sebagainya. Jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut untuk menyelesaikan penelitian Anda mengenai proyek ini, silakan hubungi kami!
Minta Informasi
Kirimkan pertanyaan Anda untuk informasi lebih lanjut