Diagram alir mesin daur ulang papan PCB
Berita Industri / Tanggal: 24 Januari 2018
Alat pembongkaran: Digunakan untuk memisahkan papan PCB yang sudah tidak terpakai menjadi komponen dasar serta elemen-elemen lain yang tidak cocok untuk dibongkar. Peralatan pembongkaran ini dilengkapi dengan sistem pembersihan debu.
2. Konveyor: Digunakan untuk mengangkut papan dasar setelah dibongkar ke crusher utama.
3. Penghancur Primer: Berfungsi untuk menghancurkan papan dasar tersebut menjadi potongan-potongan kecil dengan ukuran sekitar 2 cm. Semakin kecil potongan-potongannya, semakin baik; hal ini akan meningkatkan kapasitas dan daya tahan mesin penghancur tersebut.
4. Perangkat pemuatan: Digunakan untuk memasukkan potongan-potongan kecil hasil penghancuran awal ke dalam silo penyimpanan.
5. Silo penyimpanan: Ada dua keuntungan dari pengumpulan bahan pakan ke dalam silo penyimpanan. Yang satu digunakan untuk pengumpulan bahan tanpa menyebabkan polusi debu; yang lainnya digunakan untuk memasukkan bahan secara merata ke dalam crusher halus. Ada perangkat pemberian makanan di bawah silo penyimpanan yang dapat memastikan proses pemberian makanan berjalan secara merata, tanpa terjadi penyumbatan atau gangguan lainnya.
6. Penghancur halus: Untuk menghancurkan bahan dengan ukuran 2 cm menjadi partikel-partikel halus, digunakan campuran serbuk logam dan resin dengan ukuran mesh sekitar 16.
7. Layar klasifikasi: Digunakan untuk mengklasifikasikan campuran setelah proses penghancuran yang teliti. Bahan-bahan yang berukuran lebih besar dari 16 mesh akan dikembalikan ke silo penyimpanan untuk kemudian dimasukkan ke dalam crusher halus guna dihancurkan lagi hingga ukurannya lebih halus.
8. Separator gravitasi: Campuran logam dan serbuk resin dengan ukuran pori kurang dari 16 mesh akan melewati separator gravitasi untuk memisahkan sebagian besar partikel logam tembaga darinya. Masih ada partikel tembaga halus yang tersisa, dan partikel-partikel tersebut bersama dengan serbuk resin akan langsung dimasukkan ke dalam alat pemisah elektrostatik untuk dipisahkan.
9. Separator elektrostatik: Setelah proses pemisahan berdasarkan gaya gravitasi, serbuk resin yang mengandung sedikit partikel logam tembaga akan dimasukkan ke dalam separator elektrostatik untuk memisahkan partikel tembaga tersebut.
10. Pengumpulan debu menggunakan siklon: Sebelum melakukan proses pengumpulan debu dengan metode pulsa, sebagian besar debu yang dihasilkan oleh mesin penghancur dan alat pemisah debu harus terlebih dahulu dikumpulkan ke dalam kolektor debu siklon, sehingga beban kerja kolektor debu jenis pulsa dapat berkurang.
11. Sistem pembersihan debu dengan metode pulsa: Setelah proses pembersihan debu menggunakan siklon, debu yang tersisa akan dikumpulkan ke dalam alat pembersih debu tipe pulsa untuk disaring, kemudian udara yang bersih akan dilepaskan.
2. Konveyor: Digunakan untuk mengangkut papan dasar setelah dibongkar ke crusher utama.
3. Penghancur Primer: Berfungsi untuk menghancurkan papan dasar tersebut menjadi potongan-potongan kecil dengan ukuran sekitar 2 cm. Semakin kecil potongan-potongannya, semakin baik; hal ini akan meningkatkan kapasitas dan daya tahan mesin penghancur tersebut.
4. Perangkat pemuatan: Digunakan untuk memasukkan potongan-potongan kecil hasil penghancuran awal ke dalam silo penyimpanan.
5. Silo penyimpanan: Ada dua keuntungan dari pengumpulan bahan pakan ke dalam silo penyimpanan. Yang satu digunakan untuk pengumpulan bahan tanpa menyebabkan polusi debu; yang lainnya digunakan untuk memasukkan bahan secara merata ke dalam crusher halus. Ada perangkat pemberian makanan di bawah silo penyimpanan yang dapat memastikan proses pemberian makanan berjalan secara merata, tanpa terjadi penyumbatan atau gangguan lainnya.
6. Penghancur halus: Untuk menghancurkan bahan dengan ukuran 2 cm menjadi partikel-partikel halus, digunakan campuran serbuk logam dan resin dengan ukuran mesh sekitar 16.
7. Layar klasifikasi: Digunakan untuk mengklasifikasikan campuran setelah proses penghancuran yang teliti. Bahan-bahan yang berukuran lebih besar dari 16 mesh akan dikembalikan ke silo penyimpanan untuk kemudian dimasukkan ke dalam crusher halus guna dihancurkan lagi hingga ukurannya lebih halus.
8. Separator gravitasi: Campuran logam dan serbuk resin dengan ukuran pori kurang dari 16 mesh akan melewati separator gravitasi untuk memisahkan sebagian besar partikel logam tembaga darinya. Masih ada partikel tembaga halus yang tersisa, dan partikel-partikel tersebut bersama dengan serbuk resin akan langsung dimasukkan ke dalam alat pemisah elektrostatik untuk dipisahkan.
9. Separator elektrostatik: Setelah proses pemisahan berdasarkan gaya gravitasi, serbuk resin yang mengandung sedikit partikel logam tembaga akan dimasukkan ke dalam separator elektrostatik untuk memisahkan partikel tembaga tersebut.
10. Pengumpulan debu menggunakan siklon: Sebelum melakukan proses pengumpulan debu dengan metode pulsa, sebagian besar debu yang dihasilkan oleh mesin penghancur dan alat pemisah debu harus terlebih dahulu dikumpulkan ke dalam kolektor debu siklon, sehingga beban kerja kolektor debu jenis pulsa dapat berkurang.
11. Sistem pembersihan debu dengan metode pulsa: Setelah proses pembersihan debu menggunakan siklon, debu yang tersisa akan dikumpulkan ke dalam alat pembersih debu tipe pulsa untuk disaring, kemudian udara yang bersih akan dilepaskan.
Sebelumnya: Langkah-langkah proses pembuatan kaleng aluminium
Selanjutnya…: Bagaimana cara mengubah plastik menjadi minyak
Minta Informasi
Kirimkan pertanyaan Anda untuk informasi lebih lanjut